Logo Bola
Daftar Komentator
Logo Bola Live Skor

Top 11 Pemain Manchester City – Skuad Terbaik Dalam Sejarah Klub

01/03/26 22:08

Manchester City adalah klub dengan sejarah panjang di Inggris. Oleh karena itu, klub ini telah memiliki banyak pemain terbaik dalam susunan pemainnya. Untuk mengetahui lebih jelas mengenai hal ini, mari kita jelajahi daftar pemain Manchester City terbaik sepanjang masa. Bagi Anda penggemar judi bola yang sering mengikuti perkembangan Liga Inggris, memahami kedalaman skuad The Citizens adalah kunci untuk mengenal dominasi mereka di lapangan xanh. Mari bersama Bongdalu jelajahi profil para bintang terbaik klub ini!

Para pemain Manchester City terbaik dalam susunan pemain klub

Para pemain Manchester City terbaik dalam susunan pemain klub

Penjaga Gawang – Bert Trautmann

Bert Trautmann adalah simbol ketangguhan yang tak tertandingi dalam sejarah klub. Ia merupakan seorang kiper asal Jerman yang memiliki latar belakang unik sebagai mantan tawanan perang. Namun, status tersebut tidak menghentikan gairah sepak bola dari pemain Manchester City legendaris ini. Dengan tekad dan kemauan keras, ia diakui sebagai salah satu penjaga gawang terbaik dalam sejarah tim dengan total koleksi 11 gelar bergengsi.

Momen paling ikonik dari 545 penampilannya tentu saja terjadi pada Final FA Cup tahun 1956. Saat itu, Bert bermain dengan kondisi leher patah namun tetap bertahan di lapangan demi membantu Man City mengangkat trofi juara. Keberaniannya ini menjadikannya teladan tentang loyalitas, dan ia selalu menempati posisi teratas saat membahas mengenai siapa pemain Manchester City yang paling dihormati oleh para penggemar lintas generasi.

Bek – Pablo Zabaleta

Sebelum konglomerat Sheikh Mansour mengambil alih klub dan mengubah wajah Premier League, Pablo Zabaleta sudah lebih dulu bergabung. Ia adalah pemain Manchester City yang direkrut sesaat sebelum akuisisi bersejarah tersebut. Selama 9 tahun masa baktinya, Zabaleta menjadi pilihan utama di posisi bek kanan. Di sini, ia memberikan kontribusi besar dalam membawa Cityzens meraih dua gelar juara Liga Inggris, membangun fondasi kejayaan bagi tim Manchester Biru.

Gol pembukanya dalam kemenangan dramatis 3-2 atas QPR pada laga penentuan gelar akan selalu dikenang sebagai salah satu gol paling penting. Meskipun terkadang dedikasinya tertutup oleh sorotan terhadap Sergio Aguero, bagi para pengamat sepak bola, Zabaleta adalah pahlawan tanpa tanda jasa. Sebagai pemain Manchester City dengan etos kerja tinggi, ia adalah perwujudan dari semangat pantang menyerah yang kini melekat pada identitas klub.

Bek Tengah – Vincent Kompany

Bek Tengah - Vincent Kompany

Bek Tengah – Vincent Kompany

Vincent Kompany bergabung dengan Man City awalnya sebagai gelandang bertahan. Namun, ia memutuskan untuk berpindah posisi dan bermain sebagai bek tengah. Keputusan inilah yang kemudian membawanya menjadi salah satu pemain Manchester City terbaik dan kapten tersukses sepanjang sejarah. Man City bahkan mendirikan patung untuk menghormati Kompany di luar Stadion Etihad sebagai bentuk penghargaan atas dedikasinya yang luar biasa selama belasan tahun.

Xem thêm:  Top 10+ stadion sepak bola terbesar di dunia

Kompany membantu Man City meraih 12 trofi dalam kurun waktu 11 tahun. Ia mungkin bisa bertahan lebih lama di klub jika bukan karena cedera otot yang terus-menerus mengganggunya di musim-musim terakhir. Sebelum meninggalkan lapangan pada laga terakhirnya di Etihad, sang pemain Manchester City ini mencetak gol spektakuler dari jarak 30 meter. Tendangan tersebut memastikan kemenangan 1-0 dan mengunci gelar Premier League, sebuah kado perpisahan terindah bagi para pendukung setia City.

Bek Tengah – Aymeric Laporte

Pada tahun 2016, saat Man City pertama kali mengundang Laporte untuk bergabung, ia sempat menolak tawaran tersebut. Namun, manajemen tim tidak menyerah begitu saja untuk mendapatkan bek tengah berkualitas ini. Mereka terus melakukan pendekatan selama 18 bulan hingga akhirnya ia setuju untuk berseragam biru langit. Kepindahan ini terbukti menjadi kesepakatan yang saling menguntungkan bagi kedua belah pihak di bawah asuhan Pep Guardiola.

Pemain nasional Spanyol ini adalah tipe bek tengah modern yang sangat disukai oleh pelatih berkat kemampuan bertahannya yang cerdas dan keahlian membangun serangan dari lini belakang. Jika ia mampu menjaga konsistensi performanya, Laporte dipastikan akan menambah lebih banyak trofi ke dalam koleksi pribadinya. Ia tetap dianggap sebagai salah satu pemain Manchester City kelas dunia yang memberikan stabilitas tinggi di area pertahanan hingga saat ini.

Bek – Glyn Pardoe

Bek - Glyn Pardoe

Bek – Glyn Pardoe

Meskipun Man City telah meraih banyak kesuksesan besar dalam beberapa tahun terakhir, posisi bek kiri seolah selalu merindukan sosok yang benar-benar pas seperti Glyn Pardoe. Hal ini dikarenakan Pardoe telah meninggalkan bayang-bayang yang terlalu besar bagi para pemain setelahnya. Ia memegang rekor sebagai pemain Manchester City termuda yang pernah bermain, memulai debutnya pada usia yang sangat belia, yakni 15 tahun.

Pardoe bersama klub berhasil memenangkan Divisi Pertama, Piala FA, dan Piala Winners Eropa antara tahun 1967 hingga 1970. Cedera serius sempat memaksanya duduk di bangku cadangan selama dua tahun, namun kontribusinya tetap tak terlupakan. Setelah pensiun, ia melanjutkan pengabdiannya sebagai pelatih tim muda. Kepergian sang pemain Manchester City legendaris ini pada tahun 2020 meninggalkan kesedihan mendalam bagi komunitas sepak bola dunia yang mengenang bakat besarnya.

Gelandang – Fernandinho

Saat Man City merekrut Fernandinho, banyak pihak yang meragukan perhitungan klub karena membayar 30 juta poundsterling untuk gelandang bertahan yang saat itu baru mengoleksi 5 penampilan bersama timnas Brasil. Namun, sembilan tahun berlalu dan para penggemar menyadari bahwa ini adalah salah satu kontrak terbaik yang pernah dibuat. Fernandinho menjadi faktor kunci dalam 5 gelar juara Premier League yang diraih tim di Stadion Etihad.

Xem thêm:  Gaya permainan menekan? Bagaimana cara menggunakannya secara efektif?

Ia adalah pemain Manchester City yang sangat berpengaruh dalam pertemuan di ruang ganti. Di bawah kepemimpinan Guardiola, pengaruh ini tumbuh semakin besar. Pelatih asal Spanyol tersebut sangat mempercayai kemampuan penilaian Fernandinho baik di dalam maupun di luar lapangan. Ia bukan hanya seorang petarung di lini tengah, tetapi juga mentor bagi para pemain muda, menjadikannya salah satu pemain Manchester City paling krusial dalam sejarah modern klub.

Gelandang – Colin Bell

Bagi para penggemar sepak bola lama, Bell dianggap sebagai pemain Manchester City terbesar dan teragung. Selama era 1960-an, ia menjabat sebagai kapten klub dan mencatatkan 48 penampilan untuk tim nasional Inggris. Sayangnya, ia tidak mampu membantu Three Lions lolos dari kualifikasi Piala Dunia 1974, sebuah penyesalan besar bagi para penggemarnya. Namun di level klub, ia adalah seorang “Raja” yang tak tergantikan di lini tengah.

Meskipun sempat menderita cedera lutut yang sangat serius, gelandang ini mampu memainkan 501 pertandingan selama 13 tahun berseragam biru. Kepergiannya pada tahun 2021 mendatangkan duka bagi dunia sepak bola. Sebagai bentuk penghormatan, seragam kandang klub musim 2022-23 didedikasikan untuk mengenang mendiang gelandang ini. Hal tersebut membuktikan betapa besarnya pengaruh Bell sebagai pemain Manchester City yang namanya akan selalu abadi di Etihad.

Gelandang – Yaya Toure

Yaya Toure bergabung dari Barcelona dengan posisi awal sebagai gelandang bertahan. Namun, Man City melihat potensi serangan yang luar biasa dan menariknya untuk menjadi mesin gol di lini tengah. Klub memberikan kebijakan menarik di mana ia diberikan kebebasan untuk bermain di berbagai posisi ofensif. Dengan kemampuan fisik yang kuat dan teknik yang tajam, ia mencetak 20 gol untuk Man City pada musim Premier League 2013/2014, sebuah angka luar biasa untuk seorang gelandang.

Setiap rekaman video mengenai masa baktinya di Etihad selalu dipenuhi dengan gol-gol indah yang menentukan kemenangan. Kontribusi besarnya menjadi bagian tak terpisahkan dari transformasi City menjadi kekuatan dominan di Inggris. Ia sangat layak dinobatkan sebagai salah satu pemain Manchester City terbaik sepanjang masa, yang kemampuannya sering kali menjadi penentu kemenangan dalam pertandingan-pertandingan krusial.

Gelandang – Kevin De Bruyne

Sebelum pindah ke Man City, De Bruyne pernah bermain untuk Chelsea di mana ia tidak mendapatkan banyak kesempatan untuk menunjukkan bakatnya. Namun, Man City bersedia membayar 60 juta poundsterling untuk mendatangkan gelandang asal Belgia ini dari Wolfsburg pada 2015. Keputusan ini terbukti menjadi investasi yang sangat berharga. De Bruyne kini dikenal sebagai salah satu gelandang kreatif terbaik di era sepak bola modern.

Xem thêm:  Statistik tentang Julien Álvarez dalam Seragam Argentina

Selama masa jayanya bersama klub, ia telah memenangkan berbagai penghargaan individu, termasuk dua gelar Pemain Terbaik Premier League versi PFA. De Bruyne selalu masuk dalam daftar pemain Manchester City dengan jumlah assist terbanyak. Ia kemungkinan besar akan mengakhiri kariernya sebagai pemain asing terbaik dalam sejarah kompetisi kasta tertinggi Inggris, berkat visi permainannya yang luar biasa dan kemampuannya mengatur ritme permainan tim.

Penyerang – Sergio Aguero

Pemain asal Argentina ini masih memegang rekor sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang masa untuk Man City. Ia menghabiskan satu dekade yang tak terlupakan di Etihad dengan total 260 gol, melampaui rekor lama milik Eric Brook. Angka-angka ini menjadi semakin fenomenal karena Aguero merupakan aktor utama di balik momen paling ikonik dalam sejarah klub. Gol pada menit ke-94 yang ia cetak pada laga terakhir musim 2012 membawa Man City meraih gelar juara dari tangan Manchester United.

Keberhasilannya dalam membobol gawang lawan menjadikannya momok menakutkan bagi setiap bek di Inggris. Sebagai pemain Manchester City yang memiliki insting gol tajam, Aguero telah memberikan segalanya untuk klub hingga hari terakhirnya. Namanya akan selalu dielu-elukan oleh publik Manchester Biru sebagai penyerang yang mengubah sejarah dan membawa klub menuju level yang lebih tinggi di kancah sepak bola dunia.

Penyerang – David Silva

Penyerang - David Silva

Penyerang – David Silva

David Silva adalah sosok di balik layar dari setiap kesuksesan yang diraih Man City selama 10 tahun terakhir. Pemain Manchester City yang memiliki julukan “El Mago” atau Sang Penyihir ini dikenal sebagai pengatur serangan yang tenang namun mematikan. Bahkan dalam pertandingan dengan tensi tinggi, ia tetap bisa bersinar dan mencetak gol dengan ketenangan yang luar biasa. Silva juga merupakan salah satu pemain tersukses di level internasional, memenangkan satu trofi Piala Dunia dan dua Euro bersama timnas Spanyol.

Kemampuannya dalam menguasai bola dan memberikan umpan-umpan manja bagi lini depan menjadikannya pusat dari kreativitas tim. Meskipun ia telah meninggalkan klub, warisannya tetap terasa hingga sekarang. Silva adalah bukti bahwa kecerdasan bermain jauh lebih penting daripada kekuatan fisik semata. Ia akan selalu dikenang sebagai salah satu pemain Manchester City paling elegan yang pernah menghiasi lapangan hijau di Stadion Etihad.

Kesimpulan

Melalui artikel di atas, Anda telah mengetahui deretan pemain Manchester City terbaik yang pernah ada. Baik yang masih aktif bermain maupun yang sudah pensiun, mereka semua layak mendapatkan apresiasi setinggi-tingginya atas jasa dan prestasi yang telah mereka ukir. Bagi Anda yang ingin terus memantau perkembangan pemain favorit atau mencari statistik akurat untuk panduan judi bola, pastikan untuk selalu mengikuti update terbaru dari Bongdalu. Ikuti terus kami jika Anda ingin mengetahui lebih banyak hal menarik dan informasi terbaru seputar dunia sepak bola internasional.

9 Bek Liverpool Terbaik dalam Sejarah Klub Era Premier League